Kebijakan Visa Thailand Terbaru: Durasi Bebas Visa WNI Dipersingkat dan Wajib TDAC

Kebijakan Visa Thailand Terbaru: Durasi Bebas Visa WNI Dipersingkat dan Wajib TDAC

Wajib Tahu: Perubahan Aturan Masuk ke Thailand untuk Turis Indonesia

Bangkok, Thailand - Bagi para traveler dan backpacker asal Indonesia yang berencana menjelajahi keindahan Thailand, ada kabar penting yang perlu diperhatikan. Pemerintah Thailand telah menyetujui perubahan kebijakan visa yang berdampak langsung pada durasi tinggal bebas visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Selain itu, sistem Kartu Kedatangan Digital Thailand (TDAC) kini menjadi kewajiban bagi semua pengunjung asing.

Apa yang Berubah?

Sebelumnya, WNI dapat menikmati kunjungan bebas visa ke Thailand hingga 60 hari. Namun, per tanggal 19 Mei 2026, Kabinet Thailand telah menyetujui pemangkasan durasi bebas visa ini menjadi 30 hari untuk sebagian besar negara, termasuk Indonesia. Meskipun beberapa sumber menyebut bahwa implementasinya masih menunggu publikasi resmi di Royal Gazette, para pelancong disarankan untuk bersiap dengan aturan baru ini yang berlaku untuk kedatangan baru. Perubahan ini bertujuan untuk pengelolaan kedatangan wisatawan yang lebih baik serta mengatasi potensi penyalahgunaan masa tinggal yang lebih panjang.

Selain itu, sistem Thailand Digital Arrival Card (TDAC) telah sepenuhnya diberlakukan sejak Mei 2025, menggantikan formulir kertas TM.6. Semua WNI yang akan masuk ke Thailand, baik melalui jalur udara, darat, maupun laut, wajib mengisi TDAC ini paling lambat 72 jam sebelum kedatangan. Proses pengisian TDAC ini tidak dipungut biaya dan dapat diakses melalui portal resmi Biro Imigrasi Thailand.

Dampak dan Persiapan untuk Traveler Indonesia

Perubahan durasi bebas visa menjadi 30 hari berarti para backpacker Indonesia perlu merencanakan perjalanan mereka dengan lebih cermat, terutama jika ingin menjelajahi Thailand dalam jangka waktu yang lebih lama. Jika berencana tinggal lebih dari 30 hari, pengajuan visa turis (TR) dengan masa berlaku 60 hari yang dapat diperpanjang di kantor imigrasi setempat akan diperlukan.

Pihak berwenang Thailand juga dilaporkan semakin memperketat pemeriksaan bukti dana yang cukup bagi wisatawan. Setiap individu disarankan memiliki minimal 20.000 Baht Thailand (THB) atau 40.000 THB per keluarga sebagai bukti dana. Uang tunai seringkali lebih disukai, namun laporan bank atau kartu kredit dapat menjadi cadangan. Selain itu, bukti tiket pulang atau tiket perjalanan lanjutan juga menjadi persyaratan penting saat kedatangan.

Pada paruh pertama tahun 2026, Thailand telah menyambut sekitar 16,3 juta pengunjung internasional, menunjukkan peningkatan 14,8% dari tahun sebelumnya. Data ini menggarisbawahi daya tarik Thailand yang tetap kuat. Namun, sejumlah wisatawan juga mencatat bahwa Thailand di tahun 2026 terasa "berbeda" – lebih modern, komersial, ramai, dan di beberapa area terasa lebih mahal. Hal ini mencerminkan strategi pemerintah Thailand yang kini berfokus pada kualitas dibanding kuantitas, dengan penekanan pada keberlanjutan dan pengalaman otentik.

Informasi Penting Lainnya

  • Apa: Durasi bebas visa WNI dipersingkat menjadi 30 hari dan wajib mengisi TDAC.
  • Siapa: Seluruh Warga Negara Indonesia yang berkunjung ke Thailand.
  • Kapan: Kebijakan visa disetujui pada Mei 2026, dengan pemberlakuan yang sedang atau akan segera berlaku untuk kedatangan baru. TDAC berlaku sejak Mei 2025.
  • Di Mana: Seluruh titik masuk ke Thailand.
  • Mengapa: Untuk mengelola arus wisatawan dan mencegah penyalahgunaan masa tinggal.
  • Bagaimana: Traveler harus mengisi TDAC online, mempersiapkan bukti dana, dan menyesuaikan rencana perjalanan dengan durasi 30 hari atau mengajukan visa jika ingin tinggal lebih lama.

Meskipun ada perubahan, Thailand tetap menjadi destinasi favorit dengan kekayaan budaya, kuliner, dan keindahan alamnya. Dengan persiapan yang matang dan pemahaman akan aturan terbaru, petualangan Anda di Negeri Gajah Putih akan tetap menyenangkan dan tanpa kendala.

Photo by Matias Difabio on Unsplash

A

Ditulis oleh Admin Backpacker

Traveler dari Indonesia yang suka membagikan pengalamannya menjelajahi dunia.

Lihat Profil Lengkap →

0 Komentar

Ingin bergabung dalam diskusi?

Masuk Sekarang

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!